EFEKTIF BELAJAR BERBASIS KOMPUTER

Pembelajaran di sekolah dasar harus dibuat semenarik mungkin, karena pada usia SD anak memiliki keaktifan yang tinggi dan menurut Jean Piaget pada usia 7-11 tahun anak berada pada taraf perkermbangan kognitif operasional konkrit. Anak akan mampu duduk diam dan memperhatikan guru menyampaikan materi hanya dalam waktu 10 sampai 15 menit saja. Setelah itu mereka biasanya akan mengobrol dengan teman-temannya, atau mengganggu teman-teman yang lainnya. Melalui fenomena itu, sebagai guru kita merasa bahwa hal itu adalah sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh seorang guru SD dengan cara yang kreatif.
IMG_7360
Untuk membuat peserta didik mampu mengikuti seluruh pelajaran maka guru harus mengemas pembelajaran dengan sangat menarik. Sehingga konsentrasi mereka tidak teralihkan pada hal-hal yang lain selain pada materi pembelajaran. Pembelajaran seperti apakah yang menarik?
Nah di sini saya akan mencoba untuk memberikan cara bagaimana mengemas pembelajaran yang efektif. Melaui pengalaman saya bersama kelompok saya ketika melakukan Real Teaching di SDN Sukawarna 3 Bandung. Ketika itu saya melihat bahwa di dalam kelas banyak anak-anak yang berisik. Mereka tidak focus pada pembelajaran namun mereka lebih focus pada hal-hal yang mereka senangi. Namun ketika kami menggunakan media komputer dan proyektor serta menampilkan video, perhatian mereka mulai terfokus pada materi yang akan dipelajari. Sehingga saya menyimpulkan bahwa salah satu cara untuk mengefektifkan pembelajaran ialah dengan menggunakan pembelajaran berbasis komputer.
belajar_komputer
Pembelajaran berbasis komputer adalah salah satu cara/metode yang dapat kita gunakan di kelas saat mengajar. Dengan menggunakan pembelajaran berbasis komputer, anak akan lebih tertarik pada pembelajaran. Di bawah ini akan dijelaskan pengertian pembelajaran berbasis komputer (PBK) menurut para ahli.
• Robert Heinich, Molenda dan James D. Russesl (1985:226) menyatakan bahwa: “computer system can delivery instruction by allowing them to interact with the lesson programmed into the system: this is referred to computer based intruction”. Sistem komputer dapat menyampaikan pembelajaran secara individual dan langsung kepada para siswa dengan cara berinteraksi denga mata pelajaran yang diprogramkan ke dalam sistem komputer, inilah yang disebut dengan pembelajaran berbasis komputer.
• Steinberg menyatakan bahwa PBK merupakan semua penerapan komputer untuk pembelajaran yang memiliki aspek individual, interaktif, dan arahan (Steinberg,1991).

Salah satu contoh dari media yang digunakan dalam pembelajaran berbasis komputer ialah multimedia interaktif. Multimedia Interaktif ialah pemenfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai untuk melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi (Hofstteter, 2001).
• Syarat multimedia interaksi:
1. VASTI (Video, Animation, Sound, Text, Image)
2. Link (hyper link, hyper text, hyper media)
3. User interactivity (orang bisa berkreasi dan berinteraksi)
• Karakteristik multimedia interaksi:
1. Interesting
Multimedia interaksi haruslah menarik. Meskipun guru menggunakan komputer untuk menampilkan sebuah video, namun jika video tersebut tidak menarik maka siswa pun akan mudah jenuh dan tidak memperhatikannya dengan alasan membosankan. Kemenarikan media yang kita gunakan sangat mempengaruhi daya tarik siswa. Kita harus mengetahui apa yang disukai oleh siswa, sehingga dapat membuat/menggunakan media yang dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap apa yang disampaikan.
2. Learning spirit
Multimedia interaksi memiliki ciri dapat meningkatkan motivasi dan daya dorong siswa untuk terus belajar. Karena menyenangkan, maka siswa merasa termotivasi dengan adanya multimedia interaksi.
3. Flexibility learning
Multimedia interaktif dapat digunakan secara individual, tidak terbatas ruang dan waktu, dapat digunakan di mana saja.
4. Accommodative learning
Multimedia interaktif dapat mengakomodasi pembelajaran. Jadi tidak hanya pada satu bidang pelajaran, karena setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda.
Teori Garnier menjelaskan bahwa tiap orang memiliki kemampuannya masing-masing.
Multiple intelligences:
a. Music smart (Musical)
b. Body smart (Bodily kinesthetic)
c. People smart (Interpersonal)
d. Word smart (Verbal-linguistic)
e. Logic smart (Logical mathematic)
f. Nature smart (Naturalistic)
g. Self smart (Intrapersonal)
h. Picture smart (Visual-spatial)
5. Interactive & fun
Multimedia interaktif membuat pembelajaran lebih hidup dan menyenangkan. Sehingga siswa tidak cepat jenuh. Tepi tetap berkonsentrasi pada setiap materi yang sedang dipelajari.
6. Effective learning
Multimedia interaktif akan membuat pembelajaran menjadi efektif, karena membuat materi menjadi menarik untuk dipelajari dan memudahkan siswa memahami materi tersebut. Sehingga tujuan pembelajaran pun dapat dicapai dengan baik.

• Model-model multimedia interaktif:
1. Drill & practice
Model drills dalam CBI pada dasarnya merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penciptan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
2. Tutorial
Program CBI tutorial dalam merupakan program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak berupa program komputer yang berisi materi pelajaran. Metode Tutorial dalam CAI pola dasarnya mengikuti pengajaran.
3. Simulation
Model simulasi dalam CBI pada dasarnya merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penciptan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
4. Computer manajemen instruction
Model permainan ini dikembangkan berdasarkan atas “pembelajaran menyenangkan”, di mana peserta didik akan dihadapkan pada beberapa petunjuk dan aturan permainan. Dalam konteks pembelajaran sering disebut dengan Instructional Games (Eleanor.L Criswell, 1989: 20)
Model yang dapat kita gunakan di kelas ialaha model tutorial, di mana multimedia interaktif digunakan untuk membantu guru dala menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa (Teaching Aids). Dengan menggunakan PBM (Pembelajaran Berbasis Komputer), pembelajaran di sekolah dasar dapat berlangsung lebih efektif. Karena pembelajaran dikemas secara menarik dan menyenangkan, sehingga siswa dapat memahami setiap materi dengan mudah.

Referensi:
Sunarto, S. (____). Pembelajaran Berbantun Komputer 2. [Online]. Tersedia: http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/131568300/PEMBELAJARAN%20BERBANTUAN%20KOMPUTER-2.pdf. [14 Oktober 2014].
-GBU ALL-